Setelah Kereta Sleeper KAI Bidik Kereta Double Decker

PT. Kereta Api Indonesia (KAI) kembali memberikan inovasi untuk pelanggannya, setelah bulan April lalu mengumumkan akan mengadakan “Kereta Sleeper” yang bisa memanjakan penumpangnya untuk dapat tidur kali ini PT. KAI bidik “Kereta Double Decker” atau Kereta Bertingkat.

Dilansir dari Kompas.com saat ini PT. KAI sedang melakukan kajian infrastruktur “Untuk rute, jalur, dan infrastrukturnya ini akan dilakukan kajian, termasuk jalur yang akan dilalui. jika dimensi kereta tidak bisa melewati terowongan, maka akan dialihkan lewat jalur utara yang tidak ada terowongannya. Nantinya jalur kereta akan disesuaikan pula dengan jembatan dan stasiun yang akan dilewati. Jadi masih perlu kajian-kajian, baik infrastruktur atau sarana keretanya untuk saling menyesuaikan dengan kondisi yang sudah ada bila memungkinkan,” ujar Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin, Sabtu (5/5/2018).

Alasan digagasnya ide membuat kereta dengan gerbong bertingkat atau double decker karena melihat tren bepergian menggunakan kereta semakin meningkat. “Kami melihat tren kebutuhan penumpang yang terus meningkat terhadap layanan transportasi kereta api pada kelas-kelas khusus,” ujar Agus kepada Kompas.com, Sabtu (5/5/2018).

Kelas prioritas yang dirangkai pada kereta Argo Parahyangan Bandung-Jakarta selalu ludes terjual. Begitu pula kelas prioritas pada kereta Argo Lawu Jakarta-Solo yang selalu laku karena banyaknya peminat. “Nah, ini kan peluang pasar baru yang perlu kami respons,” kata Agus.

PT. INKA sendiri sudah merespon wacana kereta double decker ini dan bahkan menyanggupi untuk memproduksi. Direktur Utama PT. INKA Budi Noviantoro mengatakan, secara teknis PT INKA sanggup memproduksi kereta double decker sesuai pesanan PT KAI. Namun, sebelum pesanan ini diproduksi, prasarana seperti rel, jembatan, dan perlintasan harus dipastikan bisa dilewati kereta tersebut.

Baca Juga:  Jadwal Kereta Jakarta ke Surabaya, Info Harga dan Rute

Untuk sobat yang penasaran dengan Kereta Tingkat ini harap bersabar karena PT. INKA sendiri menargetkan kereta double decker akan selesai pada tahun 2020.

 

Kereta Api Sleeper

Sementara itu kereta sleeper yang sudah dipesan oleh PT. KAI saat ini dalam tahap pengerjaan oleh PT. Industri Kereta Api (INKA) diharapkan kereta gerbong sleeper akan beroperasi pada Lebaran 2018 ini.

Menurut General Manager Corporate Secretary PT Inka, I Ketut Astika, kepada Kompas.com, dari 10 gerbong yang dipesan oleh PT. KAI 4 gerbong diantaranya memiliki 18 kursi dimana tiap sandaran kursinya dapat ditarik ke belakang hingga 170 derajat, dan 6 gerbong lainnya dengan kapasitas 27 kursi yang dapat ditarik ke belakang hingga 140 derajat. Bentuk kursinya sendiri akan seperti kursi kelas bisnis di pesawat terbang.
 konsep kereta sleeper
Untuk harganya sendiri yang pasti akan lebih mahal dari kereta gerbong Priority (Prioritas) yang seharga Rp. 900.000 karena gerbong sleeper lebih mewah dengan layanan layaknya kelas first class di pesawat terbang.
Kapan tepatnya kereta double decker akan di rilis oleh KAI mari kita tunggu.

 

Leave a Reply