3 Wisata Semarang Jangan Sampai Terlewatkan

3 Wisata Semarang Jangan Sampai Terlewatkan bagi anda yang ingin berlibur. Wisata yang ada di semarang ini rugi jika dilewatkan begitu saja. Terletak di pantai utara Jawa tepat tentang titik pusatnya adalah kota pelabuhan Semarang yang sibuk. Meskipun belum terlalu dikenal sebagai wisatawan seperti Yogyakarta (akrab disebut Jogja) dan Solo. Namun Semarang adalah Ibukota provinsi Jawa Tengah. Bahkan, bagian tengah pulau Jawa terdiri dari dua provinsi. Yang lainnya adalah provinsi Yogyakarta.

Banyak sekali objek wisata yang ada di semarang dari yang sudah terkenal maupun yang baru membangun. Inilah 3 Wisata Semarang yang rugi bila anda Lewatkan. Antara lain Gereja Blenduk, Lawang Sewu atau bangunan dengan seribu pintu, Cheng Ho, DLL.

Gereja Blenduk

Dibangun padapuluhan tahun di kota Semarang, Gereja Blenduk di Kota Tua atau Kota Tua Semarang, terkenal karena menjadi Gereja Protestan tertua di Jawa Tengah. Awalnya dibangun dengan gaya ‘Joglo’ tradisional Jawa. Kemudian mengalami perombakan pada tahun 1894 ke desain rangka Doric yang saat ini dapat dilihat hari ini. Kubah tembaga oktagonal simbol (juga dikenal sebagai mblenduk dalam bahasa Jawa) dikatakan terinspirasi oleh Gereja St Peter Basilica di Vatikan. Ciri-ciri ikonik lainnya dari gereja ini adalah dua menara jam di sekelilingnya. Organ barok yang megah, mimbar oktagonal mengambang, tangga besi tempa spiral antik dan bangku jati rotan.

Lawang Sewu

Lawang Sewu, atau dikenal sebagai bangunan dengan seribu pintu. Yang merupakan bangunan bersejarah di Semarang. Awalnya dibangun sebagai markas Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda. Bangunan ini kaya akan sejarah. Bagi mereka yang mencintai yang menakutkan, banyak yang percaya bangunan ini dikatakan angker.

Lawang Sewu

Baca Juga:  Pilihan Terbaik Tempat Wisata Keluarga Jawa Tengah

Selain desain kolonial yang estetis dan mempesona, masa lalu tragis Lawang Sewu telah membuat ini menjadi daya tarik. Pada tahun 1942, itu digunakan sebagai penjara oleh Jepang Invaders di mana beberapa tahanan dieksekusi. Pada tahun 1945, bangunan ini menjadi fokus pertempuran 5 hari Semarang. Dimana para pejuang kemerdekaan Indonesia dibunuh dengan bertempur melawan tentara Jepang. Lima karyawan yang bekerja di sana juga tewas dan sebuah monumen telah didirikan di halaman untuk memperingati pahlawan nasional.

Gedong Batu

Laksamana Cheng Ho, atau dikenal sebagai Zheng He. Adalah tokoh sejarah yang signifikan dalam sejarah Indonesia, khususnya di kota Semarang. Seorang penjelajah Muslim yang berasal dari Cina. Ho memainkan peran penting dalam memperkenalkan budaya dan tradisi Tiongkok kepada masyarakat Indonesia. Putra Haji Ha Ma Zhi, Ho adalah tangan kanan untuk ketiga Kaisar Tiongkok Yong Le pada Dinasti Ming. Ekspedisinya berlangsung dari tahun 1405 hingga hari ia dilalui pada 1433, di mana ia mengunjungi 37 negara selama 28 tahun.

Gedong Batu

Sebagai penghargaan atas pengaruhnya di masyarakat Indonesia, beberapa bangunan terkenal telah didirikan untuk menghormatinya – seperti masjid Cheng Ho di kota-kota seperti Surabaya, Palembang dan Pasuruan.

Sejak kedatangan Ho di Semarang selama Kekaisaran Majapahit, Semarang telah mengembangkan akulturasi yang kuat untuk gaya hidup dan tradisi Cina dan Muslim. Ho diperingati oleh Kuil Sam Poo Kong dan festival tahunan pada hari ke 29 dan ke-30 bulan keenam tahun baru Imlek. Untuk mengalami warisan budaya yang kaya yang dilewati Cheng Ho ke Semarang, kunjungan ke Sam Poo Kong adalah suatu keharusan.

Selain itu Objek Wisata Semarang Apalagi yang Tidak Boleh Dilewatkan?

Pecinan di Semarang – Pasar Malam Semawis

Terletak di Gang Warung, Semarang, Pasar Semawis atau lebih dikenal sebagai Waroeng Semawis, adalah pasar malam yang menjual berbagai makanan dan minuman yang dipengaruhi Indonesia dan Cina. Awalnya didirikan pada tahun 2004 untuk memperingati 600 tahun ekspedisi pertama Cheng Ho ke Semarang, pasar malam ini dipagari oleh pedagang kaki lima yang menjual makanan khas Semarang yang lezat. Berbagai pilihan sate, nasi goreng, sup, mie, makanan penutup, dan makanan khas Semarang seperti Pisang Plenet dan Lumpia dapat ditemukan di sini.

Untuk rasa sejati Semarang, kunjungan ke Pasar Malam Semawis di objek wisata Semarang adalah suatu keharusan. Pasar buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu, dari jam 6 sore sampai jam 11 malam.

Leave a Reply